Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo mengatakan pihaknya akan menambah kerja sama dengan banyak negara untuk tak menggunakan dolar Amerika Serikat (AS).
Dolar Amerika Serikat (AS) tampaknya mulai ditinggalkan beberapa negara. Negara-negara tersebut lebih memilih mata uang lain untuk transaksi perdagangan.
Perlawanan mengurangi penggunaan AS sejatinya sudah dimulai sejak awal 2000an oleh tetangga terdekat AS, mulai dari Peru, Bolivia, Paraguay, hingga Argentina.