Kericuhan masih terjadi di kawasan Slipi, Jakbar. Kapolres Jakbar Kombes Hengki Haryadi menduga ada yang memasok massa petasan untuk menyerang barikade polisi.
Heboh soal kericuhan di demo 22 Mei, Bastian Steel merasa tidak habis pikir. Bastian menyayangkan kejadian tersebut yang semestinya tidak perlu terjadi.
"Peristiwa jam 23.00 WIB sampai pagi bukan peserta aksi yang tadi (di Bawaslu), tapi pelaku yang sengaja menyerang dan tujuan melakukan kerusuhan," kata Tito.
Seiring kerusuhan 22 Mei, konten aksi kekerasan dan ujaran kebencian beredar di medsos. Psikolog sarankan untuk kelola emosi agar tidak mudah terprovokasi.
Gerindra Kota Tasikmalaya buka suara soal viral ambulans berlogo partai Gerindra yang diamankan aparat karena mengangkut batu dalam aksi demo 22 Mei di Jakarta.