Penguatan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) tertahan dan hanya naik tipis setelah pada sesi I mengalami kenaikan lumayan. Aksi ambil untung yang terus mengintai membuat IHSG tak kuat melaju cepat di jalur positif.
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) terus mencatat kenaikan di tengah melemahnya bursa saham Asia. Sebaliknya rupiah terkoreksi meski masih bertahan di bawah level 11.000 per dolar AS.
ndeks Harga Saham Gabungan (IHSG) terus mencatat kenaikan yang signifikan dengan dipacu menguatnya saham-saham blue chip. Penguatan bursa regional juga memberikan sentimen positif.
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) masih melanjutkan penguatannya meski tak setinggi Selasa kemarin. Rupiah juga masih di bawah level 11.000 per dolar AS walau mengalami koreksi.
Libur panjang akhir pekan hingga Senin pekan depan memperingati hari raya kurban, dijadikan kesempatan oleh pelaku pasar melakukan aksi ambil untung. Saham-saham unggulan dilepas sejenak untuk merealisasikan keuntungan.
Rupiah mengalami penguatan lumayan karena masih hangatnya sentimen penurunan BI Rate 0,25% menjadi 9,25%. Sebaliknya Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) terkoreksi tipis menjelang libur hari raya kurban.