Wall Street kembali melemah, atas koreksi ini bursa negeri Paman Sam itu pun tercatat jatuh selama enam pekan berturut-turut, mengindikasikan lambatnya ekonomi global.
IHSG melemah tipis 5 poin dan hampir saja tinggalkan level 3.800 akibat aksi profit taking yang dilakukan investor lokal. Hampir seluruh indeks sektoral di bursa saham terkena koreksi.
Bursa saham Asia tergelincir untuk enam hari berturut-turut karena investor kembali menjual aset berisiko (saham) terkait tanda-tanda ekonomi global yang kehilangan arah.
Bursa Indonesia hari ini diperkirakan masih rawan akan koreksi dimana tekanan jual semakin meningkat dari hari kehari akibat kondisi ekonomi global yang tidak pasti.
Kelesuan yang melanda bursa-bursa global diprediksi masih akan membayangi pergerakan IHSG. Namun hadirnya emiten baru, PT Salim Ivomas Tbk diharapkan mampu memberikan setitik sentimen positif.
Bursa saham Asia jatuh pada hari Rabu setelah komentar bearish pada perekonomian AS dari Gubernur Federal Reserve Ben Bernanke dan membuat Wall Street ditutup lebih rendah.