Keberadaan situs Piala ASEAN U-20 entah difungsikan sebagai apa. Faktanya, situs tersebut tidak bisa dijadikan referensi lengkap dan aktual dari jalannya turnamen.
Kemenangan 4-3 Indonesia atas Myanmar menjadi sia-sia setelah di pertandingan lain Malaysia meremukkan Brunei Darussalam 12-0. Alhasil, tuan rumah gagal ke semifinal.
Sepakbola di Asia Tenggara tampaknya bukan lagi milik "wong Melayu". Buktinya Laos, Myanmar dan Vietnam mulai menunjukan taringnya dalam gelaran Piala ASEAN U-20 di Palembang.
Sepakbola Asia Tenggara tampaknya bukan lagi milik "wong Melayu". Buktinya Laos, Myanmar dan Vietnam mulai menunjukan taringnya pada Piala ASEAN U-20 di Palembang.
Thailand menyusul Brunei Darussalam tersingkir dari Piala ASEAN U-20, setelah pada Selasa (9/8/2005) dikalahkan Myanmar 0-1 di Stadion Gelora Sriwijaya, Palembang.
Indonesia membuka peluang ke babak semifinal Piala ASEAN U-20 setelah di pertandingan keduanya, Minggu (7/8/2005), menang telak 5-0 atas tim lemah Brunei Darussalam.
Tuan rumah Indonesia menyerah 1-2 dari Thailand di partai pembukaan Kejuaraan Piala ASEAN U-20 di Stadion Gelora Sriwijaya, Jakabaring, Palembang, Jumat (5/8/2005).
Meskipun persiapan minim dan pemain kurang berpengalaman, pelatih kepala timnas Indonesia U-20 Peter Withe tetap optimistis pasukannya akan tampil maksimal.