detikInet Situs TNI AD Tak Lagi Berlubang Lubang pada situs TNI Angkatan Darat yang sempat rawan aksi penipuan kini sudah ditutup. Dispenad pun siap memperkuat SDM-nya. Selasa, 30 Jan 2007 12:34 WIB
detikInet Situs TNI AD Masih Berlubang Setelah sempat diperbaiki, ternyata situs tniad.mil.id masih rawan penyalahgunaan. Pengelola pun mencoba mencari akar masalahnya. Selasa, 23 Jan 2007 09:36 WIB
detikInet Situs TNI AD Rawan Karena Percobaan yang Kebablasan Situs TNI AD sempat rawan penipuan karena terdaftar di sebuah layanan gratisan. Hal itu terjadi akibat percobaan kebablasan yang lupa dialihkan. Senin, 22 Jan 2007 17:08 WIB
detikInet Situs TNI Angkatan Darat Rawan Penipuan Situs TNI Angkatan Darat bisa digunakan pihak-pihak tak bertanggungjawab untuk melancarkan aksi tipu-tipu. Pasalnya, domain itu terbuka untuk umum. Senin, 22 Jan 2007 12:05 WIB
detikInet Domain mil.id Akan Diserahkan ke Mabes TNI Pengelolaan nama domain berakhiran mil.id, yang digunakan untuk kalangan militer Indonesia, akan sepenuhnya diserahkan pada Markas Besar TNI. Senin, 22 Jan 2007 10:31 WIB
detikInet Domain Indonesia Dibanderol Miliaran Rupiah Puluhan nama domain mulai dari tokoh nasional, organisasi, bank sampai Pemilu 2009 dijual dengan harga mencapai miliaran rupiah. Selasa, 16 Jan 2007 15:20 WIB
detikInet Domain Terkait Klub Baru Beckham Diserobot Rencana pindahnya David Beckham ke LA Galaxy membuat nama domain yang berkaitan dengan calon klub barunya itu diserobot cybersquatter. Senin, 15 Jan 2007 11:07 WIB
detikInet Broadband Murah= US$ 26/Bulan Tarif koneksi ADSL di Vietnam relatif murah. Untuk mendapatkan akses internet dengan kecepatan 384 kbps/128 kbps hanya perlu merogoh kocek US$ 26. Jumat, 12 Jan 2007 16:40 WIB
detikInet Tarif ADSL Murah, Akses Ngebut Tarif koneksi ADSL di Vietnam sangat berbeda di Indonesia. Bayangkan saja, untuk mendapatkan akses internet dengan kecepatan 384 kbps/128 kbps hanya perlu merogoh kocek sebesar US$ 26. Jumat, 12 Jan 2007 15:33 WIB
detikInet Dikecam Bank, Domain Jualrekening.com Dijual Situs jualrekening.com menghentikan aktivitasnya setelah mendapat teguran dari BCA. Situs ini semula menjual rekening bank dengan identitas aspal. Rabu, 10 Jan 2007 13:31 WIB