Ketua Umum Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia (PKPI) Sutiyoso (Bang Yos), akan mengadu ke DKPP, Ombudsman, dan MK. Bang Yos tak terima KPU menolak melaksanakan putusan Bawaslu yang meloloskan partainya ke Pemilu 2014.
Sandal jepit kembali mencuri perhatian gara-gara dosen Fakultas Hukum UGM Oce Madril ditolak mengurus paspor di kantor Imigrasi kelas I Yogyakarta dan melaporkannya ke Ombudsman. Nah di berbagai belahan dunia ini ada beberapa kisah unik tentang sandal jepit.
Meski sempat ditolak gara-gara memakai sandal jepit saat mengurus paspor di Kantor Imigrasi Yogyakarta, Dosen UGM Oce Madril akhirnya memilih memakai sepatu untuk menyelesaikannya.
Kantor Ombudsman Perwakilan Yogyakarta akan segera melakukan klarifikasi ke kantor Imigrasi DIY berkaitan ditolaknya dosen UGM, Oce Madril saat mengurus paspor karena memakai sandal jepit.
Jadwal dimulainya persidangan di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi, Jakarta, memang sering molor. Bukan cuma satu atau dua jam tapi berjam-jam. Padatnya jadwal kadang membuat sidang baru dimulai petang atau malam hari.
Upaya Dosen UGM Oce Madril melaporkan pelarangan sandal jepit di Imigrasi Yogyakarta ke Ombudsman didukung politisi Senayan. Larangan memakai sandal jepit dinilai aturan yang memaksa dan tak penting.
Wakil Menteri Kemenkum HAM Denny Indrayana menghargai keluhan dosen UGM Oce Madril soal larangan sandal jepit kala mengurus paspor di Imigrasi. Tapi, menurut Denny, ada yang lebih penting dari sandal jepit.
Dosen Fakultas Hukum UGM Oce Madril (29) melapor ke Ombudsman Yogyakarta. Pangkal musababnya, Oce 'diusir' petugas Imigrasi karena memakai sandal jepit saat wawancara pembuatan paspor.