Bagi beberapa orang, kuliner asing mungkin kurang cocok di lidah. Namun, dengan sedikit modifikasi, kuliner asing bisa diolah hingga lebih sesuai dengan selera orang Indonesia. Modifikasi kuliner asing juga bisa menjadi bisnis yang menguntungkan.
Makanan tradisional menjadi ciri khas budaya suatu bangsa. Bangsa bisa dikenal melalui kelezatan makanannya. Karenanya 30 kuliner Indonesia terpilih diperkenalkan pada masyarkat melalui Patali Day agar lebih dikenal secara lokal dan global.
Rasanya, setiap traveler gemar wisata kuliner. Tahun 2013 ini, diperkirakan wisata kuliner makin tren di Indonesia. Ada banyak makanan lezat yang diincar dan dikemas dalam 30 ikon kuliner Indonesia!
Sajian ayam keluwak resto dengan nuansa kolonial Cina ini diolah dengan resep warisan yang sangat menggoda selera. Belum lagi Ngo hiang yang renyah gurih dan chap chey yang komplit isinya. Hmm... pastinya sayang buat dilewatkan!
Tiga puluh ikon kuliner tradisional Indonesia sudah resmi diperkenalkan. Memilih makanan tradisional yang jumlahnya ratusan dari 33 propinsi bukan pekerjaan mudah. Bagaimana pemilihan ini dilakukan? Apa yang akan dilakukan dengan 30 ikon kuliner ini?
Sajian kuliner lokal kini sudah mudah didapat dan digemari oleh orang Indonesia. Karena memiliki potensi ekonomis, kuliner lokal harus bisa berkembang di pasar global. Mengingat kuliner lokal menjadi bagian penting pariwisata.
Menu seperti Ayam Betutu dari Bali, Gurame Ngibing Sambal Cobek dari Jawa Barat, Nasi Liwet Surakarta, Ayam Penyet Prambanan dari Jawa Tengah, Soto Betawi dari Jakarta, Krengsengan daring dari Jawa Timur, Gulai Baggar dari Sumatera Utara ada di restoran ini.
Makanan Asia yang kaya bumbu dan segar tak pernah membosankan. Seperti rojak khas Malaysia, lumpia segar dari Thailand, mie Hokkian khas Singapura hingga es campur dan sarikaya. Semuanya disajikan dalam menu buffet untuk makan siang dan malam di tempat ini.
saat lebaran kemarin untuk pertama kali nya saya mudik setelah 8 tahun merantau di jakarta,,karna terbiasa meryakan lebaran di jakarta selalu di temani dengan OPOR sat pulang kemarin saya kaget kok ga ad OPOR,ibu saya pun menjawab \'dr dulu juga ibu ga pernah masak OPOR,