"Kalau target tahun depan kan sekitar 5,2% di dalam APBN begitu tapi nanti sesudahnya kita akan dorong di 2026-2027 untuk lebih tinggi lagi," kata Airlangga.
Menteri Airlangga Hartarto menanggapi kontraksi PMI Manufaktur Indonesia yang terjadi empat bulan berturut-turut, dipicu pelemahan daya beli masyarakat.
Pemerintah perbarui aturan Devisa Hasil Ekspor (DHE) SDA untuk stabilitas ekonomi. Eksportir wajib menempatkan 100% DHE di Indonesia selama satu tahun.
Menkoperekonomian Airlangga Hartarto menilai depresiasi rupiah hingga Rp 16 ribu tidak perlu dikhawatirkan. Nilainya disebut sejalan dengan asumsi APBN 2025.