IHSG diperkirakan akan mixed dengan kecenderungan menguat terbatas. Akan tetapi sentimen negatif datang dari data ekonomi Eropa yang bisa menyeret IHSG ke zona merah.
Wall Street mengakhiri reli tiga hari dengan ditutup flat. Data ekonomi Eropa dan mixed-nya berita-berita emiten kembali menimbulkan kekhawatiran melambatnya pertumbuhan ekonomi.
IHSG hanya mampu naik tipis 5 poin akibat terhambat koreksi di saham-saham lapis dua. Pelaku pasar masih menanti kabar terbaru mengenai krisis utang Uni Eropa.
IHSG naik tipis 6 poin menyusul aksi beli selektif yang dilakukan investor. Pelaku pasar masih menanti perkembangan terbaru dari krisis utang Uni Eropa.
IHSG mengawali perdagangan dengan stagnan, hanya naik tipis satu poin. Investor memilih untuk menunggu European Central Bank (ECB) menghadapi krisis utang Uni Eropa.
Bursa Indonesia diperkirakan kembali fluktuatif dengan kecenderungan menguat, merespon sentimen positif regional. Prediksi IHSG akan berada di sekitar level 4.058 - 4.141.
Penguatan beberapa pasar Asia serta harga komoditas dapat menjadi faktor positif. Sehingga, kami memperkirakan IHSG akan bergerak mixed dengan peluang menguat hari ini.