Produk pangan impor semakin membanjiri kota besar Indonesia. Orang memilihnya karena berkualitas tinggi. Agar produk lokal tak kalah saing, masyarakat perlu diajak mengonsumi hasil pangan lokal.
Selama ini, mungkin Anda menitikkan air liur melihat Matt Basile di layar kaca menyajikan street food. Namun, beberapa orang beruntung di Jakarta kemarin dapat merasakan langsung racikan pria yang dijuluki 'Fidel Gastro' ini!
Dari luar restoran ini sudah kental nuansa Indonesianya. Dinding bata merahnya dipasangi pintu jati dengan ukiran khas Jawa. Nama restorannya terpasang besar-besar: Serassa.
Cuaca yang terik mudah membuat tubuh sakit. Karenanya perhatikan asupan makanan. Pilih makanan yang kaya vitamin C dan antioksidan untuk meningkatkan kekebalan tubuh. Jangan lupa minum air yang cukup.
Mau jalan-jalan ke Bogor akhir pekan nanti? Mampirlah ke restoran steak di Sentul ini. Sambil menyantap sirloin steak dengan si dia, Anda bisa menikmati semilir angin malam dan suasana romantis!
Kali ini hidangan Prancis khas Paris, Burgundy, dan Brittany diperkenalkan untuk pencinta kuliner Prancis. Mau mencicipi sup seafood segar dan Baba Chantilly manis? Semuanya disajikan hangat di tempat ini!
Sebagian besar orang tua mengeluh kesulitan mengajari anak-anak mereka untuk makan buah dan sayur. Namun tidak begitu halnya dengan orang tua dari Max Billingham. Anak ini bahkan hanya bisa makan wortel, kentang dan pisang karena mengidap alergi langka.
Makan siang rasanya paling pas dengan menu Indonesia. Sepiring nasi goreng yang mengenyangkan, serta secangkir kopi agar mata tetap jreng sampai sorepun jadi pesanan. Namun kali ini lokasinya di 'pasar' ber-AC, sehingga tak perlu kegerahan!
Karena letaknya berdekatan Korea dan Jepang memiliki beberapa kemiripan kuliner. Salah satunya adalah gimbap, makanan yang tampak mirip sushi. Sebenarnya kedua sushi tersebut punya beberapa perbedaan.