Sejumlah korban memberikan kesaksian insiden ngeri turbulensi parah Singapore Airlines. Ada yang merasa beruntung masih selamat, adapula pengakuan rasa trauma.
Peneliti Meteorologi di Sekolah Tinggi Meteorologi Klimatologi dan Geofisika Deni Septiadi membeberkan analisisnya tentang turbulensi Singapore Airlines.
detikTravel diramaikan oleh turbulensi terjadi di penerbangan Singapore Airlines dari London ke Singapura. Para penumpang memuji kru kabin SQ yang tetap tenang.
Boeing 777-300ER yang dioperasikan Singapore Airlines mengalami penurunan ketinggian 6.000 kaki (1.828 meter) dalam tiga menit saat dilanda turbulensi hebat.