detikNews Akankah Kejari Jakbar Juga 'Menggali Kubur' untuk Adik Freddy Budiman? Freddy sendiri terus mengendalikan narkoba meski dikerangkeng di dalam penjara. Senin, 07 Des 2015 09:02 WIB
detikNews Nyawa 3 WN Hong Kong Penyelundup Sabu 49 Kg Ditentukan PN Jakbar Siang Ini PN Jakbar sendiri dalam bulan November ini sudah menjatuhkan 3 hukuman mati kepada penjahat narkoba. Kamis, 26 Nov 2015 07:33 WIB
detikNews Lagi, Tuntutan Mati ke Kurir Sabu Internasional Kandas di Palu Hakim Banyaknya tuntutan mati ini memang diakui Jaksa Agung sebagai komitmen pemerintah melindungi generasi bangsa dari bahaya narkoba. Senin, 23 Nov 2015 15:40 WIB
detikNews Perang Melawan Narkoba, Jaksa Tuntut Mati 3 WN Hong Kong Sedikitnya 50 orang telah dituntut mati sepanjang tahun 2015 dan 14 orang dieksekusi mati. Jumat, 13 Nov 2015 11:12 WIB
detikNews Tuntut Mati 50 Orang Lebih Mafia Narkoba, Jaksa Agung: Ini Masalah Kedaulatan "Kami kan sesuai dengan aturan yang berlaku. Tidak asal saja. Dan ini masalah kedaulatan negara," kata Prasetyo. Kamis, 12 Nov 2015 12:27 WIB
detikNews Nyali Prasetyo, Tuntut Mati 50 Orang Lebih Gembong Narkoba Kurun 2015 Angka ini bisa bertambah mengingat tahun 2015 masih tersisa 2 bulan. Kamis, 12 Nov 2015 09:57 WIB
detikNews Puluhan Bandar Dituntut Mati, Jaksa Agung: Kita Sedang Darurat Narkoba Hari ini Kejaksaan Negeri (Kejari) Banda Aceh menuntut mati Sofyan (52), terpidana 19 tahun yang membuat pabrik narkoba. Rabu, 11 Nov 2015 18:18 WIB
detikNews Komjen Buwas Pimpin Pemusnahan Narkoba Senilai Rp 17 M di Medan Komjen Budi Waseso berkunjung ke Medan, Sumut Dia memimpin pemusnahan barang bukti narkoba milik jaringan internasional asal Cina. Selasa, 10 Nov 2015 19:47 WIB
detikNews Kejari Jakbar Ancam 2 Mafia Sabu Asal Hongkong dengan Vonis Mati! Kejaksaan Negeri Jakarta Barat (Kejari Jakbar) juga tak beri ampun kepada 2 gembong sabu asal Hongkong. Selasa, 10 Nov 2015 07:05 WIB
detikNews 9 Orang Dituntut Mati dan Perang Besar Prasetyo Melawan Narkoba Nyali Prasetyo membuat gerah dunia: Australia, Brasil, Belanda hingga Sekjen PBB. Prasetyo bergeming. Perang besar terus dikobarkan. Jumat, 06 Nov 2015 11:09 WIB