Meski sering di-bully, Farhan cukup mandiri. Ia bahkan mampu mengendarai motor dari rumahnya di kawasan Ciganjur, Jakarta Selatan, menuju ke kampusnya Depok.
Ketua Komnas PA menganggap bullying pada mahasiswa berkebutuhan khusus di Universitas Gunadarma ialah kejahatan luar biasa sebab dilakukan kalangan intelektual.