Polemik UKP3R yang mencuat di media selama ini dinilai membela JK dan Golkarnya. Padahal tidak demikian. Media mengangkat isu tersebut semata-mata karena nilai beritanya.
Presiden SBY dan Wapres Jusuf Kalla sebaiknya bekerja di balik layar dan mempercayakan penyelesaian kasus Poso kepada Menko Polhukam Widodo AS dan Menko Kesra Aburizal Bakrie.
Satu dua kata memang bisa saja menimbulkan perdebatan. Mengacu pada sumber terpercayanya masing-masing, 3 ketua parpol meributkan UKP3R diendapkan atau tidak.
Polemik pembentukan tim UKP3R masih mengemuka meski Presiden SBY telah mengajak bicara Wapres JK. Pembentukan tim ini pun dinilai bisa menimbulkan saling tidak percaya.
Sikap mesra yang ditunjukan Presiden SBY dengan Wapres JK tatkala salat Jumat, dinilai hanya di permukaan saja. Padahal pertentangan antara keduanya masih berkobar.
Ganjalan yang ada di antara Presiden SBY dan Wapres JK secepatnya harus diselesaikan. Setelah itu, perlu ada klarifikasi atas isu retaknya hubungan pasangan ini.
PG tidak akan tergesa-gesa memutuskan Jusuf Kalla sebagai capres tunggal pada Pilpres 2009. Sebab hal itu akan mengganggu kinerja duet pemerintahan SBY-JK.
Istana Kepresidenan mengabaikan desakan agar UKP3R dibubarkan saja. Menurut Jubir Kepresidenan, komentar di luar hanya muncul dari mereka yang belum membaca SK lembaga pimpinan Marsillam Simanjuntak itu.