Hasil investigasi polisi menyebutkan M Syarif dibaiat oleh Abu Bakar Ba'asyir untuk menjadi anggota JAT Cirebon. Saat ini polisi belum berencana untuk memeriksa Ba'asyir.
Polisi masih mencari 15 bom pipa aktif berserta rangkaian elektroniknya dari jaringan teroris pelaku bom bunuh diri di Cirebon. Bom itu ditargetkan untuk menyerang polisi.
Sebanyak 10 tersangka kasus bom bunuh diri Mapolresta Cirebon, dibawa ke Mako Brimob Kelapa Dua Depok. Mereka diberangkatkan dari Mako Brimob Winong menggunakan bus dengan pengawalan ketat.
Munculnya kelompok terorisme generasi baru patut diwaspadai semua pihak. Kelompok teroris saat ini tidak perlu belajar ke Afganistan dan Moro untuk merakit bom atau menggunakan senjata.
M Syarif diketahui anggota Jamaah Anshorut Tauhid (JAT) wilayah Cirebon yang pernah di baiat oleh Abu Bakar Ba'asyir. Polri berencana untuk berkoordinasi dengan kejaksaan soal fakta baru tersebut.
Polisi berhasil menemukan telepon selular pelaku bom bunuh diri di Masjid Ad Dzikra Mapolresta Cirebon M Syarif yang telah dibuang di sungai Soka, Cirebon. Bagaimana isinya?
Tim Datasemen Khusus 88 Antiteror Polri telah menangkap 16 tersangka pelaku bom bunuh diri di Masjid Ad Zikra Mapolres Cirebon. Kini polisi menetapkan 5 tersangka Daftar Pencarian Orang (DPO) yang terlibat dalam aksi yang melukai puluhan orang tersebut.
Hasil investigasi polisi menemukan bahwa Muhammad Syarif Astanagarif (32), pelaku bom bunuh diri di masjid Az-Dzikro Mapolresta Cirebon, belajar merakit bom dari Sigit Qurdowi.