Indeks Dow Jones kemarin ditutup menguat 10 point (+0.09%) ke level 11,357.04 setelah koreksi yang terjadi selama dua hari terakhir, tingkat keyakinan investor mulai pulih.
Saham PT Krakatau Steel Tbk langsung melejit hingga 49% pada pencatatan perdananya. Negara pun 'dirampok' hingga Rp 1,2 triliun dengan lonjakan harga itu.
Pelepasan saham Krakatau Steel oleh investor asing hingga hanya tersisa 5% dinilai sebagai sebuah persekongkolan pemerintah yang selalu mendukung investor asing.
Lonjakan saham Krakatau Steel mendekati 50% di awal perdagangan perdananya dianggap merupakan cerminan dari mekanisme pasar. Pemerintah berharap tak ada aksi 'goreng-menggoreng' saham KS.
Menkeu Agus Martowardojo meminta regulator pasar modal seperti Badan Pengawas Pasar Modal-Lembaga Keuangan (Bapepam-LK) dan juga Bursa Efek Indonesia (BEI) untuk selalu menjaga fungsi regulasi secara objektif.
PT Krakatau Steel Tbk (KRAS) berencana mencatatkan saham (initial public offering/IPO) anak usahanya di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada 10 November 2011.
Menteri BUMN Mustafa Abubakar berjanji akan memperbesar jatah investor domestik untuk pelepasan saham PT Krakatau Steel Tbk (KRAS) tahap II sebesar 10% dan untuk IPO BUMN lainnya.