Puluhan santri dari dua pondok pesantren (Ponpes) di Malang mendadak mengalami panas tinggi, batuk dan pilek. Kini 68 santri diisolasi di aula masing-masing ponpes.
Seorang bocah laki-laki berusia empat tahun berinisial S menjadi pasien suspect flu babi ke-17. S dirujuk ke RSHS oleh sebuah rumah sakit swasta di Bandung pada Sabtu, (8/8/2009) malam.
Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Jatim menggelontor 5.000 tamiflu untuk tiap kabupaten/kota mengantisipasi penyebaran flu babi. Sedangkan dinkes saat ini memiliki stok sekitar 55.000 tamiflu.
Dalam sepekan, RSU Dr Saiful Anwar (RSSA) Malang merawat tujuh pasien yang mengalami gejala mirip flu babi. Pihak RS masih berupaya mengetahui spesifik kondisi pasien yang baru pulang dari luar negeri.
Ketua Tim Dokter Penanganan Infeksi Khusus RSHS Hadi Jusuf menyatakan belum bisa memastikan kategori suspect pada M (21). M bisa suspect flu babi bisa juga flu burung.
Meski Dinkes Bandung telah memberikan masker kepada siswa SMPN 52, namun menurut Kadinkes Gunadi Sukma Bhinekas jika kasus tersebut terulang di sekolah lain, diharapkan sekolah tersebut menyediakan masker sendiri.
Kepala Sekolah SMPN 52 Tata Santa mengatakan hingga hari keempat absen masalnya siswa, Kamis (6/8/2009), terhitung 88 murid tidak masuk. Kondisi ini membaik dibanding hari-hari sebelumnya.
Selama ini DHA diketahui sebagai nutrisi penting untuk pertumbuhan otak, terutama pada usia bayi dan balita. Ternyata DHA juga bisa mencegah serangan asma.
Ratusan murid SMPN 52 Bandung yang sebelumnya absen karena flu, mulai masuk sekolah seperti biasa. Memasuki hari ketiga ini, ada 94 murid yang tidak masuk.