Kebanyakan moge adalah hasil selundupan dari negara Singapura. Modusnya adalah dengan mempreteli dan mengemasnya menjadi beberapa paket, kemudian disusupkan di dalam peti kemas.
Klub moge memiliki struktur mirip mafia. Presiden chapter itu selevel dengan il-capo, bendahara sama dengan consigliere, dan road captain setara caporegima.
Polda Metro Jaya meminta pengendara moge instrospeksi diri menyusul banyaknya keluhan terhadap arogansi mereka di jalan raya. Kebebasan mereka ada batasnya.
Setiap konvoi moge, polisi selalu memberikan pengawalan. Sejumlah warga protes atas pengawalan itu karena dinilai memberi keistimewaan pada moge. Tapi polisi membantah.