Tama S Langkun diserang orang tidak dikenal hingga luka parah. Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) pun berpesan agar Tama tidak pernah menyerah dan takut pada ancaman kekerasan. Tama harus tetap berjuang memberantas korupsi di Indonesia.
Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) menjenguk Tama S Langkun, aktivis ICW yang diserang orang tak dikenal. Begitu tiba, SBY langsung menuju lantai 2, tempat Tama dirawat.
Ada pesan khusus yang tersirat dari kedatangan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) menjenguk aktivis ICW Tama S Langkun. SBY ingin pelaku tahu bahwa Indonesia tidak akan kalah dengan cara-cara premanisme.
Penasihat Kapolri, Bachtiar Aly optimis penganiaya aktivis ICW Tama S Langkun dan pelempar molotov di kantor Tempo akan ditangkap. Polisi kini tengah bekerja keras untuk menangkap pelaku.
Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) berencana menjenguk Tama S Langkun, aktivis ICW yang diserang orang tak dikenal. Namun belum dipastikan pukul berapa SBY akan datang ke RS Asri, Duren Tiga, tempat Tama dirawat.
Pelaku penganiaya aktivis ICW Tama S Langkun dan pelempar molotov ke Tempo diduga satu jaringan. Pelaku-pelaku itu memiliki motif yang sama dalam melakukan aksinya.
Insiden pelemparan molotov ke kantor Tempo dan penganiayaan atas aktivis ICW Tama S Langkun disesalkan. Peristiwa itu harus diusut tuntas sebagai bagian dari penegakkan supremasi hukum dan demokratisasi.
Polisi telah membuat sketsa wajah penyerang aktivis ICW, Tama S Langkun. Namun rekan Tama yang telah melihat sketsa tersebut, mengaku tidak mengenali sang penyerang.
Ketua Mahkamah Konstitusi, Mahfud MD akan menjenguk aktivis ICW Tama S Langkun hari ini. Selain Mahfud, Denny Indrayana dan anggota Satgas Pemberantasan Mafia Hukum pun akan menjenguk Tama.