Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan mengatakan bahwa negaranya menghentikan semua perdagangan dengan Israel sampai gencatan senjata permanen di Gaza terjadi.
Pemerintah Turki menegaskan tidak akan melanjutkan perdagangan dengan Israel, sampai gencatan senjata permanen dan bantuan kemanusiaan terjamin di Gaza.
Menlu Turki Hakan Fidan menuding PM Israel Benjamin Netanyahu mengambil keuntungan dari ketegangan regional, khususnya perang Gaza, agar dirinya tetap berkuasa.
Loyalitas Turki sebagai anggota NATO kian dipertanyakan sebagai buntut polemik keanggotaan Finlandia dan Swedia, serta kedekatan dengan Cina dan Rusia.
Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan mengatakan bahwa PM Israel Benjamin Netanyahu adalah orang pertama yang harus disalahkan atas serangan Iran terhadap Israel.