KPU memutakhirkan untuk terakhir kalinya jumlah Daftar Pemilih Tetap (DPT) Pileg 2014 menjadi 185 juta pemilih. Dalam data itu, rupanya ada sebanyak 202.346 yang tidak memenuhi syarat salahsatunya diketahui anggota TNI/Polri.
Para penyandang disabilitas harus menghadapi berbagai tantangan untuk bisa mencoblos pada Pemilu 2014 mendatang. Beruntung bagi mereka, ada sosialisasi dan simulasi yang dilakukan oleh KPU.
Sebanyak 2.415 pemilih di Jabar masih memiliki NIK invalid. Meski begitu mereka masih tetap bisa memberikan suaranya karena masuk dalam DPT Pemilu 2014. KPU Jabar akan melaporkan hal ini ke KPU pusat.
Ratusan orang guru Pegawai Negeri Sipil (PNS), kepala desa dan aparat desa berdemo ke Kantor Kejaksaan Negeri (Kejari) Lima Puluh di Kabupaten Batubara, Sumatera Utara (Sumut). Mereka mendesak agar kejaksaan tidak meneror mereka.
Dua bulan menjelang pemilu 2014, lebih dari 1.000 personel TNI/Polri, anggota KPPS, Bawaslu, Panwaslu, dan Satpol PP Kota Semarang melakukan simulasi pengamanan di depan kantor gubernur Jateng. Berbagai aksi bak film action pun ditampilkan di dalam simulasi tersebut.
Dalam simulasi pemungutan dan penghitungan suara, didapati ada beberapa masalah yang didapati penyandang disabilitas. Masalah itu umumnya masih masalah klasik yang terjadi tiap Pemilu. Apa saja?
KPU terus melakukan berbagai persiapan jelang pemungutan suara pada 9 April 2014. Kali ini KPU mengumpulkan KPU Provinsi untuk menggelar simulasi pemungutan dan penghitungan suara.
Soal capres dan caleg, harusnya partai mendengar usulan dari rakyat tapi jangan melihat elektabilitas dan popularitas. Popularitas itu hal yang dapat direkayasa, tapi yang tidak dapat direkayasa adalah integritas. Model kampanye parpol masih bertumpu pada visual dengan menjual figur, bukan dengan menjual gagasan atau program konkret.