Driver ojol pengantar barang ini merasa ditipu seorang penjual beras online. Pasalnya berat beras yang diantarkan mencapai 20 kg, padahal keterangan 2,5 kg.
"Kami konsolidasi dulu, nanti kita kirim surat ke KPPU, Kemenkomarves, BKPM, tentu tembusannya ke Presiden," ujar Igun kepada detikcom, Rabu (9/12/2020).
Driver ojek online (ojol) menolak keras rencana merger Gojek dan Grab. Bahkan, para driver mengaku akan melakukan demo besar-besaran untuk menolak rencana ini.