Di halaman sebuah rumah besar tak jauh dari Sungai Irrawaddy, pada 1947, seorang bocah dipangku ayahnya. Sekuntum bunga disematkan sang ayah di rambut putrinya yang baru berusia 2 tahun itu. Lantas sang ayah berkisah tentang masa lalu Myanmar yang damai, kaya permata, dan tempat bermain bagi macan dan gajah.
“Harus dengan keluar dari pakem, mainstream, dari kotak, baru akan dikatakan ‘wah berani ini’. kita teriak mau mengubah kalau dengan gaya monoton ya tidak bisa.
Ia, yang cuma walikota, berani membangkang pada gubernur demi melindungi cagar budaya dan mendukung kreativitas mobIl esemka. Jokowi ngawur dengan cara yang santun.
Dahlan Iskan melakukan tindakan-tindakan yang ‘ngawur’ seperti mengamuk di pintu tol. Namun tindakan Dahlan dibenarkan untuk memecahkan kebuntuan masalah di negeri ini.
Setumpuk masalah menimbun negeri ini. Dalam kondisi itu, dibutuhkan pemimpin yang tak bertindak formal-prosedural. Cara yang ditempuh bisa jadi ‘gila’ dan ‘ngawur’, tapi manjur.
Sejak kasus Nazar bergulir, beberapa tokoh senior PD meminta SBY untuk menggeser Anas. Karena kasihan, SBY tidak setuju. Tapi peran Anas di partai, diamputasi pelan-pelan.