Lambatnya bantuan dan koordinasi untuk korban tsunami di Kabupaten Kepulauan Mentawai, Sumbar, salah satunya disebabkan birokrasi yang berbelit-belit. Ditambah lagi, saat kejadian sejumlah pejabat Pemkab Mentawai tidak berada di tempat.
Tak sengaja sepulang kami dari Bandara Rendani, kami melewati sebuah pasar di dekat sebuah pelabuhan nelayan. Pasar tradisional bernama Pasar Sanggeng. Kamipun memutuskan untuk singgah melihat-lihat pasar yang menjual beraneka kebutuhan sehari-hari; beras, sagu, sayuran, buah-buahan, ikan, pakaian dan beberapa kebutuhan sekunder.
Kunjungi Biak, tinggal lah dengan penduduk di desa dan kampung dan ceritakan bagaimana nikmatnya makanan alami dengan proses memasak alami ala orang Biak.
Banyak pasangan menikah yang terpesona dengan keunikan anak kembar. Dan dalam beberapa tahun terakhir, karena berbagai alasan jumlah kembar dan kehamilan kembar meningkat. Ini menunjukkan bahwa mendapatkan anak kembar semakin mudah.
Dua hari berada di Perkampungan Suku Boti menyisakkan kenangan tersendiri bagi kami Petualang ACI. Diterima secara adat dan dilepaspun kami dilakukan secara adat oleh Papa Raja Suku Boti