Pesepakbola Amerika Serikat di Premiership jumlahnya bisa dihitung dengan jari. Namun aroma Negeri Paman Sam justru bakal lebih santer terkait rencana pembelian saham Arsenal.
Meski tak seagresif kemarin, perdagangan sesi pagi di Bursa Efek Jakarta pada hari ini, Jumat (23/3/2007), berlangsung cukup semarak. IHSG untuk sementara menguat tipis karena pengaruh sebagian besar bursa utama dunia yang juga menguat.
Pada penutupan perdagangan Kamis (22/3/2007), IHSG kembali menembus level 1800-an, tepatnya di posisi 1.809,07. Hal ini tak lepas dari kebijakan Bank Sentral AS menahan suku bunga The Fed di level 5,25 persen, yang pada akhirnya mendorong seluruh bursa utama dunia menguat.
Kebijakan Bank Sentral AS (The Fed) untuk menahan suku bunga The Fed di level 5,25 persen membawa efek positif bagi bursa-bursa utama dunia. IHSG pun terkena imbas positif dengan ditutup menguat 15,53 poin pada penutupan perdagangan sesi pertama hari Kamis (22/3/2007).
Pasar saham terseret arus negatif bursa regional dari kejatuhan Bursa Shanghai. Indeks yang sempat anjlok 92 poin lebih akhirnya ditutup turun 23 poin.
Aksi panic selling yang sempat merontokkan bursa saham Shanghai akhirnya mereda setelah pemerintah memberi klarifikasi soal pajak keuntungan transaksi saham.