Inggris, Perancis dan Amerika Serikat (AS) sepakat untuk mendukung oposisi pemerintah Suriah. Ketiga negara juga mendesak Pemerintah Suriah untuk segera mengakhiri konflik.
Prancis kembali menyerukan Presiden Suriah Bashar al-Assad untuk mundur. Prancis menyebut Assad "membantai rakyatnya sendiri" dan semakin cepat dia mundur, semakin baik.
Konflik Suriah terus memakan korban jiwa. Sedikitnya 20 orang termasuk anak-anak, tewas dalam serangan udara yang dilancarkan militer Suriah ke kubu pemberontak di Suriah utara.
Wakil Menteri Kesehatan Suriah Ma'moun al-Zoubi tewas dibunuh di kota Dara'a, Suriah. Zoubi tewas setelah sejumlah pria bersenjata menembakinya saat meninggalkan gedung Direktorat Kesehatan.