Tatang mengatakan sebanyak puluhan ribu TKI itu diproyeksikan masa kontraknya akan habis dan diasumsikan tidak memperpanjang kontraknya di negara penempatan.
"Memang pembentukan tim ini seperti menempatkan Erick Thohir sebagai mirip perdana menteri. Tapi saya belum melihat apakah akan punya wewenang setinggi itu,"