Dalam tanah kebudayaan yang masih feodal, teater politik kita masih dipenuhi politisi antagonis yang memuakkan. Politisi yang lahir berkat uang dan popularitas. Karena itu, feodalisme menyuburkan laku koruptif dan machevelianistik sebagian politisi kita yang glamor dan rakus uang dan kuasa.
Ridwan Hakim, putra Ustad Hilmi Aminuddin, Ketua Majelis Syuro Partai Keadilan Sejahtera, ternyata sudah pulang ke Indonesia. Malah, hari ini, dia langsung diperiksa oleh penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi.
Ridwan Hakim, putra ustad Hilmi Aminuddin, disinyalir sudah keluar dari Turki. “Berdasarkan sumber saya, saat ini Ridwan sudah keluar dari Turki dan berada di negara kawasan Asia Tengah, yaitu antara Pakistan atau India,” kata bekas pendiri Partai Keadilan, Yusuf Supendi, di Jakarta kemarin.
Nenek moyang manusia dari zaman mesolitik ternyata memiliki gigi lebih bagus dari rata-rata manusia modern hari ini. Gigi leluhur manusia yang hidup dari hasil perburuan dan pemakan daging tanpa sayur tanpa biji-bijian ini relatif bersih dari karang gigi dan penyakit gusi.
Ketua Umum Kadin Suryo B. Sulisto menganggap harga daging di Indonesia sudah terlalu mahal, sehingga berdampak pada turunnya konsumsi protein masyarakat.
Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia akan menelusuri keberadaan Ridwan Hakim, putra Ustad Hilmi Aminuddin, Ketua Majelis Syuro Partai Keadilan Sejahtera. Ridwan dikabarkan sudah terbang ke Turki, sehari sebelum Komisi Pemberantasan Korupsi mencekalnya.