Proses rekonstruksi atau perbaikan Jalan Pajajaran yang amblas, akan dilakukan tahun depan menggunakan dana dari APBN. Sebab, proses perbaikan harus menunggu lelang yang dilakukan 30 November 2010 hingga Februari 2011.
Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) berjanji akan terus membantu penanganan daerah-daerah pasca bencana. Namun, menurut Presiden, keberhasilan penanganan daerah pasca bencana tergantung pada kinerja masing-masing daerah.
Pemerintah melalui Departemen Kelautan dan Perikanan (DKP) memberikan dana tanggap darurat Rp 27,74 miliar. Dana tersebut diberikan kepada daerah-daerah yang baru saja terkena bencana.
Pemerintah telah menyiapkan program padat karya (cash for work) untuk pemberdayaan perekonomian masyarakat di lereng Merapi. Dana siap pakai itu sebanyak Rp 15 miliar.
Menteri Keuangan Agus Martowardojo berjanji tak akan mempersulit pencairan anggaran pencana. Pencairan anggaran tersebut akan dilakukan sesuai dengan aturan yang berlaku.
Berbagai bencana alam silih berganti melanda Indonesia. Ini membuat pemerintah terus-menerus harus mengeluarkan anggaran rehabilitasi bencana, saat ini dana tersebut tersisa Rp 930 miliar dari jumlah awal Rp 6, 242 triliun.
BNPB memandang terancamnya tanaman salak pondoh yang rusak akibat letusan Gunung Merapi sebagai persoalan serius. Sebab, salak pondoh menjadi sumber pendapatan utama bagi mayoritas masyarakat.