Wall Street melaju kencang setelah The Federal Reserve mengejutkan pasar dengan mempertahankan stimulus. Dua indeks acuan di bursa Paman Sam pun berhasil cetak rekor tertinggi.
IHSG jatuh 28 poin terkena koreksi akibat aksi jual di saham-saham bank kelas berat. Aksi beli selektif masih terjadi namun belum mampu bawa IHSG ke arah positif.
Melanjutkan perdagangan hari ini, pergerakan IHSG diperkirakan akan mixed dengan peluang koreksi terbatas. IHSG diperkirakan bergerak dengan support di 4480 dan resisten di 4560.
Bursa Indonesia hari ini diperkirakan akan bergerak mixed dengan kencenderungan melemah akibat berlanjutnya aksi profit taking setelah IHSG berada pada area overbought.