Ramadhan adalah bulan penuh berkah yang seolah tak henti memberikan peluang bagi mereka yang mau bekerja keras. Tak terkecuali bagi para pedagang di Tanah Abang.
Pedagang daging sapi di Pasar Senen Jakarta Pusat menolak kehadiran daging sapi beku asal Australia milik Perum Bulog dalam rangka operasi pasar (OP). Apa tanggapan pihak Bulog?
Pria yang berdagang kaos ini mengaku meski menggelar lapak dagangan di pinggir jalan namun tidak gratis. Setiap bulan dia harus merogoh kocek Rp 2 juta kepada preman setempat untuk bisa berdagang. Hanya dia enggan menyebutkan siapa pimpinan atau kelompok preman yang menagih uang tersebut.
Kudapan manis menjadi makanan wajib untuk mengawali berbuka puasa. Biasanya, yang menjadi favorit adalah kue-kue manis khas Indonesia seperti bugis dan dadar gulung. Ternyata, rasa manis pada kue tradisional kita belum ada apa-apanya dibanding dessert Arab.
Pengusaha Tomy Winata ikut tergerak menstabilkan harga daging yang saat ini masih tinggi. Tomy mempunyai pesan khusus untuk para importir dan pedagang sapi. Apa pesannya?
Operasi khusus yang dilakukan Pemkot Surakarta berhasil menemukan puluhan kilogram daging sapi tak layak komsumsi. Daging busuk dan daging glonggongan tersebut langsung disita untuk dimusnahkan dengan cara dibakar.
Pengusaha Tomy Winata atau yang akrab dipanggil TW ikut tergerak untuk menstabilkan tingginya harga daging. Ia mengaku tak rugi meskipun jual daging sangat murah.