Pemilik mobil Toyota Altis yang jatuh di Kantor Walikota Jaksel hingga kini tak mau diperiksa polisi. Akibatnya, tabir jatuhnya mobil tersebut belum terbuka.
Dalam setiap peristiwa kecelakaan, kendaraan yang menjadi korban biasanya diamankan untuk proses penyelidikan. Namun pemilik Toyota Altis yang jatuh di parkiran Wali Kota Jaksel memilih membawa mobilnya langsung ke bengkel.
Walikota JakselĀ Syahrul Effendy mengakui parkiran di basemen kantornya tidak aman untuk mobil. Pihaknya pun siap menanggung kerusakan Toyota Altis naas.
Setelah terjun dari basemen 1 ke basemen 2 Kantor Walikota Jaksel, Toyota Altis B 2371 CB diderek. Kondisi mobil bagian belakang hancur. Demikian juga bemper depannya.
Andi, juru parkir di Kantor Walikota Jaksel, diminta memarkirkan Toyota Altis milik Kasi KTPT BPN Alien Saputra di basemen satu. Diduga Andi tidak terlalu menguasai mobil matic keluaran 2007 itu.
Setelah terjun dari basemen 1 ke basemen 2 Kantor Walikota Jakarta Selatan, posisi mobil Toyota Altis hitam B 2371 CB berdiri dengan moncong di bagian atas.
Sedan Toyota Altis hitam bernopol B 2371 CB yang terjun di parkiran Kantor Walikota Jakarta Selatan, Jalan Prapanca, Jaksel, ternyata milik pejabat BPN.