Pemerintah Indonesia sendiri sudah menegaskan tidak akan memblokir akses layanan BlackBerry seperti kebijakan yang diterapkan UEA dan Arab Saudi. Sebab, pemblokiran harus dilihat dari tingkat urgensi dan dasar hukum yang kuat.
Pemerintah Indonesia menegaskan tidak akan memblokir akses layanan BlackBerry seperti kebijakan yang diterapkan Uni Emirat Arab dan Arab Saudi. Sebab, pemblokiran harus dilihat dari tingkat urgensi dan dasar hukum yang kuat.
Badan pengawas telekomunikasi Arab Saudi akhirnya memutuskan untuk memblokir layanan BlackBerry pada Jumat, 6 Agustus 2010. Pemblokiran itu akan berlangsung hingga operator telepon seluler memenuhi segala persyaratan.
Layanan BlackBerry dituding berbahaya bagi keamanan nasional sehingga membuat Uni Emirat Arab dan Arab Saudi segera memblokir sejumlah layanan di ponsel pintar itu. Lalu apa pembelaan Research In Motion (RIM)?
Uni Emirat Arab dan Arab Saudi, bakal memblokir sejumlah fitur layanan BlackBerry di negaranya dengan alasan keamanan nasional. Lalu bagaimana di Indonesia? Ternyata, hal serupa juga bisa saja diberlakukan.
Dua negara berpengaruh di Timur Tengah, Uni Emirat ArabĀ dan Arab Saudi, baru saja mengumumkan pemblokiran sejumlah fitur layanan BlackBerry di negaranya dengan alasan keamanan nasional.
Pemerintah Penang telah mengalokasikan sekitar 423,5 milyar dalam usahanya menjadikan Penang sebagai pusat halal internasional. Kini meski belum rampung sepenuhnya, namun Penang Halal Park telah menuai berbagai respon positif.
Pemerintah Indonesia sepertinya perlu belajar dari Thailand untuk mendapatkan devisa. Caranya dengan menghargai pengusaha yang bermitra dengan perusahaan dari negara gajah putih itu.