Wisatawan yang berkunjung ke Gunung Bromo menurun karena gunung yang terletak di Jawa Timur itu masih mengeluarkan asap tebal. Ini curhatan bapak ojek kuda.
Pusat Vulkanologi Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG), bergerak cepat mengambil sampel abu vulkanik Bromo. Ini untuk mengukur dan meneliti kandungan dapur magma.
Masyarakat Tengger tetap beraktivitas seperti biasa, meski aktivitas Gunung Bromo terus meningkat dengan mengeluarkan dabu vulkanik setinggi 1.500 meter.