Hampir 80 persen cacing gelang terjadi pada anak usia sekolah yaitu sekitar 5-10 tahun. Kelompok kedua yang paling banyak terkena adalah anak usia pra-sekolah.
Indonesia mencatat 62 kasus varian influenza A (H3N2) 'Super Flu', mayoritas menyerang anak-anak. IDAI sarankan pencegahan melalui vaksin dan pola hidup sehat.
Kasus ISPA dan diare meningkat di pengungsian pasca bencana akibat sanitasi buruk dan keterbatasan air bersih. Anak-anak paling rentan terkena penyakit ini.
Ketua IDAI, dr Piprim, menekankan pentingnya nutrisi tepat untuk bayi di bencana. Mi instan hanya untuk bertahan hidup sementara, bukan jangka panjang.