Seorang shopaholic mendapat pelajaran berharga ketika tas tangan kulit buaya seharga USD 19.000 atau Rp 280 juta miliknya dihancurkan oleh petugas bea cukai.
Profauna Indonesia bersama Yayasan Penyu Indonesia mengingatkan traveler untuk tak memakai aksesoris dari penyu sisik. Sebab, proses pembuatannya amat sadis.