AS ternyata menggandakan jumlah pasukannya di wilayah Suriah sejak awal 2024 ini sebagai bagian dari operasi AS melawan kelompok radikal Islamic State (ISIS).
Tiga wanita Inggris, Natasha, Gemma, dan Helen, terhubung sebagai saudari dari satu donor sperma. Kisah mereka mengungkap pentingnya keterbukaan identitas.