Dunia yang semakin modern ini mendorong segelintir orang untuk mengagungkan kecerdasan buatan (AI) lebih dari seharusnya. Bahkan ada yang menuhankannya.
Pengacara terdakwa kasus korupsi pengadaan laptop Chromebook, Ibrahim Arief (Ibam), membantah kliennya terlibat pertemuan dengan Google pada November 2019.
CEO Google, Sundar Pichai, mengeluarkan peringatan keras bahwa Amerika Serikat berisiko kalah dalam perlombaan kecerdasan buatan (AI) global melawan China.
Raksasa internet AS, Google, berencana menginvestasikan lebih dari lima miliar euro untuk pembangunan pusat data di Jerman selama beberapa tahun ke depan.
Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) mencatat telah memutuskan 13 perkara terkait praktik monopoli dan persaingan usaha tidak sehat sepanjang tahun 2025.