Sebuah situs digunakan HFP, pria berkewarganegaraan Inggris untuk menampilkan foto anak-anak yang sedang bugil. Polisi pun bekerja sama dengan Kemenkominfo terkait keberadaan situs tersebut.
Semula anak-anak yang bersedia difoto dengan pose bugil diberi imbalan Rp 200 ribu oleh HFP, seorang pria Inggris di Batam. Imbalan kemudian terus meningkat. Bahkan ada anak yang diberi rumah dan mobil olehnya.
HFP benar-benar keterlaluan. Pria kewarganegaraan Inggris itu tidak hanya memfoto anak-anak dengan pose bugil dan mengunggahnya di internet, tapi dia juga mengajak anak-anak itu berhubungan seks.
HFP, warga negara Inggris dicokok polisi dengan tuduhan paedofil, pelecehan seksual terhadap anak-anak di Batam. Rupanya dia bukan pria luntang-lantung tanpa kerjaan, melainkan seorang insinyur.
Di dalam aksinya menjerat anak-anak jalanan di Batam untuk difoto bugil, HFP merayu dengan mengajak berjalan-jalan dan uang Rp 200 ribu. Warga negara Inggris tersebut kini meringkuk di tahanan.
Untuk menarik peserta pengajian kalangan anak muda, Hijabers Community (HC) Bandung sengaja membuat dress code setiap kali pengajian digelar. Bulan ini flower, bulan depan bisa colourfull.
Aparat Polda Metro Jaya menangkap seorang mahasiswa Universitas Negeri Makassar (UNM), Jusman (25). Tersangka ditangkap terkait penipuan via situs jejaring sosial Facebook.