Kayak kurang resources atau bahan untuk dimakan. Itu host, apa gak malu, kelihatan banget serakah. Ga malu-malu makan. Bahkan sangat bangga memperlihatkan dirinya melihat seluruh proses pembantaian.
Adanya peningkatan konsumsi protein hewani berperan dalam penciptaan lapangan kerja dapat mengurangi kemiskinan dan pengangguran. Bahkan, kasus kelaparan dan gizi buruk.
"Enak..enak..enak". Itulah komentar yang keluar dari mulut peserta. Dari kuah kaldu, sup, kare sampai ikan gindara panas mengepul! Tak heran peserta jadi kenyang makan dan kenyang ilmu dari sang chef.
India bukan hanya terkenal akan filmnya yang menguras air mata atau musiknya yang asik buat bergoyang. Ya, India juga ternyata memiliki kuliner yang cukup unik dan cocok dengan lidah orang Indonesia. Nah, salah satunya adalah martabak India ini.
Berbicara mengenai lumpia, jadi teringat kota Semarang. Yah karena lumpia salah satu 'cemilan' khas kota Semarang yang paling populer. Dicocol sausnya yang khas, krenyes krenyes... enak!
Membuat hidangan dari pasta ternyata tak sesulit yang dibayangkan para peserta. Semua bahan pun diraba, dicicip, dicatat hingga menjadi santapan lezat saat makan siang. Nyam... mamma mia!
Berencana ingin makan ala Jepang siang ini? Teriyaki, teppanyaki, sukiyaki, tempura, udon atau soba, semua ada di resto ini. Diracik dengan bumbu serba segar rasanya hmm... lezat!
Jangan berani menyebut diri sebagai pencinta pasta sejati, jika belum mencicipi pasta Abruzzo. Pasta premium asal Italia yang terbuat dari biji gandum pilihan ini, sekarang hadir di Jakarta!