Pesawat Boeing 737 Max dilarang terbang di seluruh dunia tahun lalu, menyusul dua kecelakaaan mematikan di Indonesia dan Ethiopia yang menewaskan 346 orang.
Untuk itu, perusahaan asal Amerika Serikat (AS) tersebut merekrut 160 pilot untuk ditempatkan di maskapai penerbangan yang menggunakan kembali 737 MAX.