detikNews Tuntut ALA & Abas Disahkan, Warga Temui Ketua DPR Sekitar 100 warga ALA dan Abas menemui Ketua DPR Agung Laksono untuk menyerahkan deklarasi pemekaran provinsi. Senin, 05 Des 2005 18:14 WIB
detikNews Depdagri Minta Deklarasi ALA dan Abas Penuhi UU Pemda Depdagri meminta agar deklarasi pembentukan Aceh Leuser Antara (ALA) dan Aceh Barat Selatan (Abas) dilakukan sesuai dengan UU No. 32 tahun 2004 tentang Pemerintahan Daerah. Senin, 05 Des 2005 13:20 WIB
detikNews Tuntut ALA Pisah dari Aceh, Ratusan Orang Demo DPR Senin (5/12/2005) ini, ratusan pendukung ALA melakukan aksi menuntut dibentuknya Provinsi Aceh Leuser Antara (ALA), di depan Gedung DPR. Senin, 05 Des 2005 13:11 WIB
detikNews Keluar dari NAD, Provinsi ALA & Abas Dideklarasikan Sebanyak 11 Ketua DPRD dan 7 bupati dari Aceh mendeklarasikan pemekaran provinsi baru, Aceh Leuser Antara (ALA) dan Aceh Barat Selatan (Abas). Minggu, 04 Des 2005 12:03 WIB
detikNews Provinsi ALA dan Abas Dideklarasikan 4 November Pembentukan Provinsi Aceh Leuser Antara (ALA) dan Aceh Barat Selatan (Abas) bakal dideklarasikan 4 November. Dukungan dari DPR pun digalang. Jumat, 02 Des 2005 11:55 WIB
detikNews Hanya 45 % Warga Aceh Cinta RI Kesepakatan Helsinki terbukti telah memberikan rasa aman pada masyarakat Aceh. Namun itu tak berarti masyarakat Aceh bisa semakin mencintai Indonesia. Rabu, 30 Nov 2005 16:22 WIB
detikNews BLT II Tak Akan Alami Kendala Meski pada tahap I banyak mengalami masalah, Menko Kesra Alwi Shihab optimis penyaluran bantuan langsung tunai (BLT) tahap II akan lancar. Selasa, 29 Nov 2005 16:40 WIB
detikNews Khairiansyah Langgar Kode Etik Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) menilai Khairiansyah Salman telah melanggar kode etik auditor karena menerima uang DAU Rp 10 juta. Selasa, 29 Nov 2005 15:01 WIB
detikNews Pemerintah Larang HUT GAM Jika Tujuannya Bangkitkan Emosi Pemerintah melarang peringatan hari ulang tahun (HUT) Gerakan Aceh Merdeka (GAM) pada 4 Desember mendatang jika tujuannya untuk membangkitkan emosi. Senin, 28 Nov 2005 14:19 WIB
detikNews 'Pensiunan' GAM 'Digaji' Rp 1 Juta/Bulan Dulu disebut gerombolan separatis, tapi kini mantan anggota GAM malah mendapat uang 'pensiun' Rp 1 juta/bulan dari pemerintah. Senin, 28 Nov 2005 12:08 WIB