Rupiah masih saja betah di teritori negatif yang membuat pelemahan mata uang lokal ini terhadap dolar AS terus berlanjut. Rupiah tidak bisa menghalau tekanan eksternal atas kekhatiwaran pelemahan pasar finansial global.
Dengan cuaca mendung yang menggelayut di atas langit Washington, DC, Amerika Serikat (AS) disertai jatuhnya butiran-butiran gerimis nan lembut, pertemuan G20 (G20 Summit) dimulai.
Presiden terpilih AS memilih Rahm Emanuel sebagai kepala staf Gedung Putih. Penunjukkan itu ditanggapi dengan kecemasan dunia Arab. Ini dikarenakan sikap Emanuel yang sangat pro-Israel.
Pada perdagangan hari Kamis (13/11), nilai tukar rupiah terhadap dolar AS ditutup menguat tipis dibandingkan pagi tadi. Kekhawatiran akan menembus level 12.00 per dolar AS tidak terjadi.
Agama jangan digunakan sebagai alat untuk menyebabkan penderitaan. Demikian ditegaskan Raja Arab Saudi Abdullah bin Abdul Aziz di depan para pemimpin dunia di markas besar PBB.
ini rupiah menanti keajaiban aturan itu.Pada perdagangan valas pukul 09.03 WIB, Kamis (13/11/2008) rupiah ada di posisi 12.050 per dolar AS atau turun 600 poin.
Kebutuhan korporasi untuk membayar hutang luar negerinya di akhir tahun membuat permintaan terhadap dolar meningkat. Hal ini ditambah investasi di bursa saham masih mengkhawatirkan. Rupiah semakin tertekan ke level Rp 11.700/11.750 per dolar AS.