Hamburger menjadi salah satu hidangan populer dari Amerika Serikat. Bahannya mudah didapat dan dibuat aneka kreasi. Bukan hanya monopoli jaringan restoran cepat saja, banyak gerai burger lokal yang sukses menjual hamburger.
Selama ini kita tahu bahwa konsumsi junk food secara berlebihan tidak baik untuk kesehatan.Walaupun tahu risikonya, banyak orang yang tak bisa lepas dari junk food. Kira-kira kenapa ya?
Hamburger mungkin berasal dari Jerman atau Amerika, namun makanan ini juga populer di Asia. Bahkan, ada beberapa kreasi hamburger yang dipadukan dengan bahan-bahan khas Asia. Hasilnya adalah hamburger dengan cita rasa dan tampilan unik!
Kepopuleran burger baru terangkat saat diperkenalkan sebagai 'hamburger sandwich' tahun 1900 di Amerika Serikat. Berawal dari usaha kaki lima, kini banyak jaringan restoran besar dunia yang menyajikan hidangan hamburger kreasi mereka.
Kekenyangan makan Big Mac? Ternyata hamburger dobel ini tak ada apa-apanya dibanding hamburger terbesar di dunia. Hamburger yang dijual di restoran berbintang sekalipun kalah mahal dibanding hamburger mewah berharga jutaan rupiah.
Di Amerika, burger merupakan makanan populer di banyak gerai makanan cepat saji. Beberapa toko di Amerika juga memiliki menu burger yang legendaris. Salah satunya adalah burger di Matt Barr dan Louis lunch.
Menyantap burger selain enak juga mengenyangkan. Akan perlu waspada dengan kalorinya agar berat badan tak cepat naik. Perlu disaiasati agar makan burger jadi enak tanpa khawatir berat badan bertambah.
Selama ini hamburger identik dengan roti yang berbentuk bulat. Ternyata hamburger pertama tidak memakai roti seperti yang ada saat ini. Roti tawar segi empat yang jadi ciri khas burger pertama yang dibuat di Amerika.
Rasa roti yang lembut, sayuran segar dan daging gurih membuat burger disukai banyak orang. Meski dikenal sebagai makanan Amerika, namun tak banyak yang tahu kisah dibalik penemuan dua tumpuk roti berisi daging ini.