Kalangan pengusaha meminta kompensasi dari PLN dalam bentuk potongan pembayaran listrik. Hal ini disebabkan mereka mengalami kerugian dari pemadaman bergilir.
Tak hanya di Jawa, sebagian penduduk di Pulau Bali juga mengalami pemadaman listrik bergilir akibat badai Nicholas. Kamis (22/2/2008), pemadaman masih terjadi.
Petugas sama sekali tidak bisa menjelaskan penyebab padamnya listrik. Mereka hanya bisa menjanjikan untuk menghubungi PLN APJ Semarang Tengah untuk mencari informasi gangguan.
Tidak ada peringatan langsung melakukan pemutusan. PLN tidak melihat alasan sebelum melakukan pemutusan. Dengan arogan mereka melakukan pemutusan dengan dalih sudah menjadi tugasnya.
Pemerintah akan menerapkan program insentif dan disinsentif tarif listrik pada Maret 2008. Dengan cara itu, penghematan anggaran bisa mencapai Rp 15 triliun.