Semakin banyak saja rumah makan yang menyediakan masakan Manado di Jakarta. Sarang Oci hanyalah salah satu di antaranya. Tetapi, sekalipun tempatnya cukup jauh di pinggiran Jakarta Barat sana, resto yang satu ini punya berbagai "simpanan" juara yang perlu diperhitungkan.
Wisata kuliner di Bali, sama beragamnya dengan wisata alam dan budaya di Pulau Dewata itu. Sup ikan hangat ala Mak Beng sudah menjadi menu wajib wisatawan domestik, dan bisa jadi pilihan jika Anda melewatkan Tahun Baru di Bali.
Bagi pecinta kuliner khususnya makanan khas Makassar di wilayah Sumatera, untuk menikmati coto atau pisang ijo memang agak sulit. Tapi di Warung Daeng Mapaita kini Coto Makassar dan Pisang Ijo yang sueger tersebut kini bisa dinikmati. Tentunya plus harga yang cukup ringan di kantong!
Semangkuk ramen yang mengepul hangat ini sungguh membangkitkan selera. Ramennya kenyal lentur ditambah irisan Australian beef yang lembut, wakame, dan kaldu sapi yang gurih-gurih enak. Pencinta mie wajib mampir!
Karo merupakan subkultur Batak yang berdiri sendiri, khas, dan unik. Di Tanah Karo, ada masakan ayam yang sangat populer yaitu cipera. Ayam kampung ini dimasak dengan tepung jagung sampai empuk dan berkuah kental. Rasanya hmm... lezat 'kali!
Kali ini saya ajak Anda makan siang sambil blusukan ke dalam pasar tradisional. Berkat jasa Walikota Joko Widodo, Solo kini semakin asri dengan pasar tradisional yang dipertahankan sebagai pusaka. Salah satunya adalah Pasar Gede Harjonagoro - karya arsitek kenamaan asal Belanda: Thomas Karsten.
Kalau hujan seperti sekarang ini, santapan yang paling pas adalah yang berkuah atau yang sedikit pedas. Salah satunya dengan teri Sibolga ini. Irisan cabai rawit nya pedas menggigit dengan gurih garing si teri, cocok disantap dengan nasi putih hangat mengepul. Hmm..sedap!
Sayur ini terbilang unik, rasanya pedas menggigit cocok sekali buat mereka yang memang penggila rasa pedas. Sangat pas dinikmati untuk makan siang ataupun malam, dengan udara Lembang yang dingin. Huah..huah!
Ini adalah kisah petualangan saya bersepeda sendirian dari kota Surabaya menuju Kota Pamekasan dengan jarak tempuh kurang lebih 130 kilometer pada hari Sabtu tanggal 6 November 2010.