Pariwisata di Lombok mengandalkan keberadaan kapal penyeberangan wisata. Sejak pemulihan pasca gempa, baru 70 persen kapal wisata yang beroperasi kembali.
BMKG memberi penjelasan tentang dua gempa yang terjadi di Laut Jawa dalam selisih sekitar 25 menit. Menurut BMKG, gempa ini jarang terjadi alias langka.