Persija Jakarta mengakhiri Liga 1 2024/25 dengan hasil yang kurang memuaskan. Kerap terusir dari Jakarta saat laga kandang menjadi salah satu alasannya.
PT Transjakarta memastikan layanan tetap beroperasi meski 22 halte rusak akibat kericuhan. Penyesuaian rute dilakukan selama perbaikan hingga 9 September.