Situasi di Libya makin memanas. Puluhan orang telah kehilangan nyawa sejak demonstrasi besar-besaran dimulai pada Selasa lalu. Di sisi lain, Presiden Moamar Khadafi yang telah berkuasa selaam 42 tahun tetap bertahan.
Krisis politik yang terjadi di Bahrain, Libya, dan Yaman dipantau oleh Presiden Amerika Serikat (AS) Barack Obama. Obama mendesak pemerintah ketiga negara tersebut untuk menahan diri menghadapi kaum demonstran.